PETUALANGAN MENARIK MENANTI ANDA, JAKARTA!

Immersive Theatre & Dining Combined.
Grand Hyatt Le Petit Chef Jakarta

PERJALANAN KULINER YANG MENGESANKAN DENGAN VISUAL 3D

Grand Hyatt Jakarta mengundang anda untuk merasakan pengalaman terbaik dari pertunjukan teater dan juga bersantap dalam perjalanan kuliner mengikuti 'Le Petit Chef', koki terkecil di dunia!

 

Le Petit Chef Around the world

LE PETIT CHEF - KOKI TERKECIL DI DUNIA!

Nikmati pengalaman tak terlupakan dengan santapan dan hiburan yang menyenangkan. yang akan menggambarkan imajinasi Anda.

 

All
Videos
Pictures

More Information

Le Petit Chef
3D Technology
The Menu
LE PETIT CHEF
TEKNOLOGI 3D

Grand Hyatt Jakarta and Le Petit Chef invite you to experience the best of theatre and dining in a 2-hour immersive culinary journey following the footsteps of Marco Polo across the famous Silk Road. 

Using cutting-edge 3D visual technology, diners will be able to follow the smallest chef in the world on his culinary journey through various continents, complemented with themed music, props and an exquisite six-course menu. 

It will run from 30 July until 30 December 2020 at C’s Steak & Seafood Restaurant located on the 4th floor of Grand Hyatt Jakarta. Following physical distancing guidelines, each table is separated from each other by a minimum of 1.5m in the main dining room. Two exclusive private rooms are also available upon request for those who wish to experience Le Petit Chef in a safe and intimate environment.

Guest can choose between two different menus, « Journey » and « Expedition (premium) » Kids and vegetarian menu are also available.

3D Mapping Technology 3D Mapping Technology

3D Mapping Technology

Featuring cutting-edge 3D visual technology and digital mapping, treat yourself to an immersive culinary journey with Le Petit Chef at your table, paired with themed music, props, and an exquisite 6-course menu.

A miniature chef to life on your dinner table, all through the magic of visual mapping. By mapping your dining table and the objects on it (e.g. your plates and cutlery), we are able to project a virtual story onto the tabletop.

The 3D effect is often thought of as a hologram or a 3D projection. In fact the use of special optical techniques, length distortions from the right angle to produce the effect or illusion of 3D. Along with 3D projections, the Marco Polo story will also include props, soundtracks, and scents, which will make guests “breathe the icy air of the Himalaya one moment, and feel hot and heady in an Arabic souk the next”.

'Le Petit Chef' hanya setinggi 58 mm, dan dia tidak akan tumbuh lebih tinggi. Ia lahir pada April 2015 di Skullmapping Studio di Belgia. Dengan menggunakan pengetahuan artistik yang mendalam, dan menggabungkannya dengan teknologi terbaru, Skullmapping bercerita dengan visual yang menakjubkan, yaitu adalah "Le Petit Chef". Teknologi ini disebut 3D Projection Mapping.

Menampilkan teknologi 3D mutakhir dan pemetaan digital, 'Le Petit Chef' akan membawa Anda pada perjalanan kuliner yang mengesankan tepat di atas meja Anda. Acara ini di kombinasikan dengan musik bertema, alat peraga, dan (6) menu hidangan yang menarik. Seorang koki miniatur agar hidup di meja makan Anda, semua melalui keajaiban pemetaan visual. Dengan memetakan meja makan Anda dan benda-benda yang berada di atasnya (misalnya piring dan peralatan makan Anda), kami dapat memproyeksikan cerita virtual ke atas meja.

Efek 3D sering dianggap sebagai hologram atau proyeksi 3D. Bahkan penggunaan teknik optik khusus, distorsi panjang dari sudut yang tepat untuk menghasilkan efek atau ilusi 3D. Seiring dengan proyeksi 3D, cerita Marco Polo juga akan mencakup alat peraga, lagu bertema, dan aroma, yang akan membuat tamu "menghirup udara dingin Himalaya dalam sesaat, dan merasa panas dan memabukan dalam souk Arab berikutnya".

Impressum / Contact - Datenschutz / Privacy Policy

(c) 2020 lepetitchef.com